Perbedaan Kista dengan Miom

Sedikit para wanita yang memahami perbedaan antara penyakit kista dan miom. Memang, keduanya sama-sama semacam tumor yang menyerang organ reproduksi perempuan. Pada tingkat tertentu kista dan miom bersifat jinak. Hanya saja, keduanya memiliki perbedaan yang cukup mendasar.

  1. Lokasi pertumbuhan kista berada pada indung telur (ovarium), sehingga penyakit ini kerap disebut dengan istilah kista ovarium.
  2. Miom tumbuh pada otot rahim kaum perempuan, sedangkan kista tumbuh diluar rahim.

Itulah salah satu perbedaan kista dengan miom. Dan berikut ini perbedaan kista dengan miom

Menurut Definisi

  • Kista: Tumor jinak yang terbungkus selaput semacam jaringan dan berisi cairan
  • Miom: Bungkus otot rahim yang berubah menjadi tumor jinak. Istilah sederhananya, daging tubuh di rahim.

Menurut Lokasinya

  • Kista: Biasa terdapat di rahim, saluran telur, indung telur, dan juga dapat tumbuh di vagina dan di daerah vulva (bagian luar alat kelamin perempuan)
    Bisa juga terjadi dibagian tubuh lain seperti gusi
  • Miom: Sebagian besr miom tumbuh di dalam dinding rahim (miom uteri). Gejala yang ditimbulkan biasanya tidak akan terlalu berat dan jarang mengganggu kehamilan.
    Sebagian kecil lagi tumbuh dileher rahim (miom servik uteri). Bisa menyebabkan infertilitas karena akan mengganggu masuknya sperma ke rahim.

Menurut Gejalanya

Kista:

  • Nyeri diperut bagian bawah
  • Nyeri saat haid
  • Sering merasa ingin buang air besar atau kecil
  • Pada keadaan yang sudah lanjut dapat teraba benjolan pada daerah perut.
    #Catatan: Ada jenis kista yang tidak memberikan rasa nyeri, sehingga penderita tidak menyadarinya.

Miom:

  • Nyeri di perut bagian bawah atau disekitar pinggul.
  • Nyeri saat sanggama
  • Gangguan haid, seperti nyeri saat haid, perdarahan haid sangat banyak dan haid tak beraturan (sering haid)
  • Perut terasa penuh
  • Sebagian wanita kadang mengeluh frekuensi buang air kecil yang tinggi (ingin pipis terus)

Menurut Penyebabnya

Kista:

  • Sampai sekarang belum diketahui pasti, sehingga belum bisa dicari cara pencegahannya. Tetapi di duga, kista disebabkan pencemaran oleh bahan-bahan yang bersifat karsinogenik, misalnya zat kimia

Miom:

  • Faktor hormonal, terutama hormon estrogen. Miom cenderung berkembang pada masa reproduksi dan dapat bertambah besar dengan cepat selama kehamilan. Miom biasanya menyusut setelah menopause ketika kadar estrogen menurun.
  • Faktor-faktor lain seperti ketidakseimbangan emosi. Misalnya sering stres, daya tahan tubuh rendah dan gaya hidup yang tidak seimbang.

Menurut Penanganan:
Kista:Tergantung jenis kistanya

  • Kistanon-neoplastik

Sifatnya jinak dan biasanya akan mengempis sendiri setelah 2-3 bulan

  • Kistaneoplastik

Ditangani melalui operasi. Relatif mudah diangkat dan tidak membahayakan kesehatan penderitanya

Miom: Dapat dilakukan dengan dua cara yaitu:

  • Miomektomi: yaitu operasi pengangkatan miom tanpa mengorbankan rahim
  • Histerektomi: Yaitu, pengangkatan miom bersamaan dengan rahim.

Itulah beberapa poin perbedaan kista dengan miom yang wajib diketahui oleh para wanita. Penting mengetahuinya untuk mencegah atau menanganan secara dini permasalahan atau tanda-tanda yang timbul. Baca juga artikel kami obat miom tradisional.

| Perbedaan Kista dengan Miom

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s